JAKARTA, 07 Maret 2026 – Ada satu cara paling jujur untuk mengukur kemuliaan hati seorang manusia, lihatlah siapa saja yang datang ketika dirinya pergi. Vidi Aldiano atau bernama asli Oxavia Aldiano, Sabtu (07/03/2026) berpulang ke rahmatulah. Rumah duka dipenuhi sahabat, rekan artis, hingga tokoh publik dari berbagai kalangan. Media sosial pun dibanjiri ucapan belasungkawa dari berbagai elemen masyarakat. Tidak hanya dari sesama musisi, tetapi juga dari aktor, presenter, tokoh agama, hingga pejabat negara.
Semalam di rumah duka, semua datang dengan satu perasaan yang sama, yaitu rasa kehilangan. Penyanyi yang dikenal luas lewat lagu ”Nuansa Bening” saat debut awalnya ditahun 2008 menutup mata pada usia 35 tahun setelah hampir 7 tahun berjuang melawan kanker ginjal. Vidi menghembuskan napas terakhir di rumahnya di Jl. Kecapi, Cilandak, Jakarta Selatan. Kepergian Vidi meninggalkan ruang kosong yang tidak mudah diisi. Bukan hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi publik yang selama ini merasa dekat dengannya, meski mungkin tak pernah berjabat tangan dengannya sekalipun.
Vidi bukan sekedar penyanyi. Vidi memiliki suara yang senntiasa menemani masa muda banyak orang. Bagi para sahabatnya, kepergian ini terasa sangat mendadak. Penyanyi Yura Yunita mengungkapkan bahwa mereka bahkan masih memiliki rencana untuk bertemu. “Kami sudah janji mau ketemu besok,” kata Yura dengan suara bergetar, mengenang percakapan terakhir mereka tentang rencana suatu hari bisa menunaikan ibadah haji bersama. Ucapan duka juga datang dari berbagai musisi dan sahabat dekat. “Selamat jalan Vidi, kamu orang baik,” tulis Nindy Ayunda. Sementara Mahalini menuliskan pesan “Kak Vidi, we love you.” Kalimat-kalimat sederhana itu mungkin singkat, tetapi cukup menggambarkan betapa hangatnya hubungan Vidi dengan orang-orang di sekitarnya. Di industri hiburan yang keras dan kompetitif, Vidi senantiasa dikenal sebagai pribadi yang tulus, ramah, dan selalu membawa energi positif.
Dibalik perjalanan panjang melawan kanker, ada satu sosok yang hampir tidak pernah meninggalkan Vidi, dialah Sheila Dara Aisha sang istri. Sejak Vidi didiagnosis kanker ginjal pada 2019, Sheila menjadi pendamping setia yang menemani proses operasi, terapi, hingga masa-masa sulit yang tidak pernah terlihat oleh publik. Di rumah duka, banyak sahabat yang menyaksikan langsung ketabahan Sheila. Aktor Ringgo Agus Rahman yang datang melayat mengaku terharu melihat ketegaran aktris tersebut. “Sheila terlihat sangat sabar sekali. Tabah banget,” ujar Ringgo ketika ditemui saat melayat. Ketabahan itu seperti mengingatkan kembali pada kalimat yang pernah diucapkan Sheila dalam pidato penghargaan Festival Film Indonesia 2025. Kala itu, Sheila menyebut Vidi dengan satu kalimat yang sederhana namun penuh cinta. “Terima kasih kepada… suami saya selamanya yang ada di sana.” Kini kalimat itu terdengar seperti doa yang menggantung di udara.
Masyarakat Indonesia mengenal Vidi sebagai sosok ceria, seorang penyanyi yang selalu tersenyum, presenter yang penuh energi, dan figur publik yang hangat. Namun di balik panggung dan lampu sorot, ada perjuangan panjang yang harus di jalani hampir setiap hari. Operasi yang berlanjut dengan Kemoterapi serta kontrol kesehatan yang tak pernah berhenti. Meski demikian, Vidi jarang menunjukkan rasa putus asa. Ia justru sering membagikan cerita tentang perjuangan hidup, kesehatan mental, dan pentingnya bersyukur sekaligus mengajarkan banyak orang bahwa keberanian bukan berarti tidak takut, tetapi tetap berjalan meski takut.
Kepergian Vidi Aldiano terasa seperti pengingat yang sunyi namun kuat. Bahwa di tengah hiruk-pikuk hidup, deadline pekerjaan, kemacetan jalan, hujan yang datang tiba-tiba, atau drama kecil di kantor, kita sering lupa bahwa kita masih memegang anugerah terbesar yaitu kesehatan dan kesempatan hidup. Vidi menjadi cerminan bagi kita semua terutama bagi para pejuang kanker dan penyakit berat lainnya, doa terbaik kita sertakan agar mereka diberi kekuatan, kesabaran, dan kesembuhan.
Diringi isak tangis, Vidi dimakamkan pada Minggu (08/03/2026) di Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta, tepatnya di area belakang makam mantan Wakil Presiden Mohammad Hatta. Selamat jalan, Vidi. Suaramu mungkin telah berhenti, tetapi kebaikanmu akan terus bergema di hati banyak orang, bukti tulus yang meninggalkan jejak cinta yang begitu luas. Semoga bahagia dalam pelukan Ilahi. Aamiin Ya Robbal Alamin. (DEWI SUSPA).